Selamat datang di Forum Jago Iklan "Jagonya Forum Iklan Gratis" Forum Jago Iklan merupakan fasilitas iklan gratis, yang memudahkan Anda, untuk memasang iklan gratis. Forum ini dirancang untuk membantu menaikkan peringkat web Anda di search Engine. Pasang Iklan gratis? ya di Forum Jago Iklan, Pasang Iklan Banner Premium hanya RP.25.000/bulan



        
        





Recent Posts

Pages: 1 ... 7 8 [9] 10
81
selamat datang di thread saya, yang kita akan bahas sekarang adalah tutorial step by step bagaimana carannya mengembangkan channel/video youtube dengan 0 views dan 0 subscribers sampai dengan banyak viewers dan subscibers, mohon dibaca perlahan2 supaya anda mengerti, refresh halaman ini jika gambar tutorial tidak terlihat,  ada 3 cara jitu yang harus anda lakukan, kita langsung mulai saja tutorialnya

SUMBER: https://colokanusb.blogspot.com/2018/06/3-cara-jitu-mengembangkan-video-youtube.html


LANGKAH PERTAMA (untuk menambah viewers video youtube anda)


1. silahkan anda klik disini https://ytverts.com/?ref=10441 untuk join gratis untuk menambah viewer video youtube anda, klik "join now, its FREE!"




2. isi pada user name dengan username, email, password, jenis kelamin, negara anda, security code, subscribe to newsletter klik saja no, lalu sesudah di isi semua klik "SUBMIT"




3. selamat anda sudah berhasil join, untuk menambah views video youtube anda, klik "add website" di sebelah kiri situs



4. isi website url dengan url video youtube anda, website name dengan judul video youtube anda, cost per click isi dengan 5 coins, daily visit unit dan total visits limit diamkan saja dengan status completed, lalu klik add page




5. lalu klik di "earn coins" di bagian atas website, lalu klik "Start traffic Exchange" , lalu biarkan saja timer berjalan sampai habis dan berganti situs di jendela popup selanjutnya, dia akan automatis autosurf, bersamaan dengan bertambahnya viewers pada video youtube anda.untuk membuktikannya silahkan anda buka video youtube anda di jendela baru dan liat viewers youtube anda akan bertambah dengan sendirinya


82
Music / All types of jazz music
« Last post by jagoiklan on May 30, 2018, 09:16:16 am »
Jazz




Jazz is a music genre that originated in the African-American communities of New Orleans, United States,in the late 19th and early 20th centuries, and developed from roots in blues and ragtime. Jazz is seen by many as "America's classical music".Since the 1920s Jazz Age, jazz has become recognized as a major form of musical expression. It then emerged in the form of independent traditional and popular musical styles, all linked by the common bonds of African-American and European-American musical parentage with a performance orientation. Jazz is characterized by swing and blue notes, call and response vocals, polyrhythms and improvisation. Jazz has roots in West African cultural and musical expression, and in African-American music traditions including blues and ragtime, as well as European military band music. Intellectuals around the world have hailed jazz as "one of America's original art forms".

As jazz spread around the world, it drew on different national, regional, and local musical cultures, which gave rise to many distinctive styles. New Orleans jazz began in the early 1910s, combining earlier brass-band marches, French quadrilles, biguine, ragtime and blues with collective polyphonic improvisation. In the 1930s, heavily arranged dance-oriented swing big bands, Kansas City jazz, a hard-swinging, bluesy, improvisational style and Gypsy jazz (a style that emphasized musette waltzes) were the prominent styles. Bebop emerged in the 1940s, shifting jazz from danceable popular music toward a more challenging "musician's music" which was played at faster tempos and used more chord-based improvisation. Cool jazz developed near the end of the 1940s, introducing calmer, smoother sounds and long, linear melodic lines.

The 1950s saw the emergence of free jazz, which explored playing without regular meter, beat and formal structures, and in the mid-1950s, hard bop emerged, which introduced influences from rhythm and blues, gospel, and blues, especially in the saxophone and piano playing. Modal jazz developed in the late 1950s, using the mode, or musical scale, as the basis of musical structure and improvisation. Jazz-rock fusion appeared in the late 1960s and early 1970s, combining jazz improvisation with rock music's rhythms, electric instruments, and highly amplified stage sound. In the early 1980s, a commercial form of jazz fusion called smooth jazz became successful, garnering significant radio airplay. Other styles and genres abound in the 2000s, such as Latin and Afro-Cuban jazz.


The most comprehensive list of Jazz Music genres available on the Internet


The Music Genres List site covers many of the most popular styles of jazz music, we hope this becomes the definitive list of jazz music genres on the Internet, send an email to add @ musicgenreslist dot com if you feel any jazz music genres are missing and we’ll add to complete the music list.

1.Acid Jazz
2.Avant-Garde Jazz
3.Big Band
4.blue note jazz
5. Contemporary Jazz
6.Cool Jazz
7. Gypsy Jazz
8.Dixieland Jazz
9. Fusion Jazz
10. Hard Bop
11.Latin Jazz
13.Mainstream Jazz
14.Ragtime jazz
15.Smooth Jazz




1.Acid Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=eaRhetAoqEw


2.Avant-Garde Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=sgn-gGmY8q8


3.Big Band

https://www.youtube.com/watch?v=g1jGDhkkzzc&t=133s


4.blue note jazz

https://www.youtube.com/playlist?list=PLKMUFgFPQJ9xkZMmJODD29vJUoWlCa_1G


5. Contemporary Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=ZMh531gMIMI&t=663s


6.Cool Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=5T6nWiV-8YI&t=252s


7. Gypsy Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=zFt1aV21D8A&t=74s



8.Dixieland Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=IRx8TU4NUOU&t=7178s


9. Fusion Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=GsSDMGCQDUs



10. Hard Bop

https://www.youtube.com/watch?v=ZV2qQIfTzz4&t=237s


11.Latin Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=p9bbYSuMQCU&t=115s


13.Mainstream Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=Gsz3mrnIBd0&list=RDQM0mrSum75KhE


14.Ragtime jazz

https://www.youtube.com/watch?v=73YjMg8Y15A&t=1935s

https://www.youtube.com/watch?v=nFeF_yFtssk&t=2446s



15.Smooth Jazz

https://www.youtube.com/watch?v=CdnaJPPxQow

83
Movie Reviews / 'REPO MEN', Kalau Organ Tubuh Sudah Menjadi Dagangan
« Last post by jagoiklan on May 25, 2018, 10:27:45 am »


Tubuh manusia adalah sebuah sistem yang sangat kompleks. Sistem ini bisa memperbaiki dirinya sendiri bila kondisi mengharuskannya. Namun ada kalanya sistem yang sempurna ini sudah tak sanggup lagi memperbaiki kerusakan dan penggantian organ tubuh diperlukan. Dengan kemajuan teknologi, proses penggantian organ ini tak lagi memerlukan donor seperti yang terjadi saat ini.

Genre   :   Action/Science Fiction
Release Date   :   April 2, 2010
Director   :   Miguel Sapochnik
Script   :   Eric Garcia, Garrett Lerner
Producer   :   Scott Stuber
Distributor   :   Universal Pictures

Sebuah perusahaan yang bernama The Union berhasil menemukan cara untuk membuat organ tubuh manusia secara sintetis dan memasarkannya untuk umum. The Union sadar kalau teknologi yang mereka miliki ini bisa mendatangkan keuntungan besar dan karena itu mereka memberlakukan cara pembayaran yang sangat mengikat. Selain harga yang dipasang sudah sangat mahal, The Union tak ragu-ragu mengambil kembali organ yang mereka pasang jika konsumen mereka terlambat membayar.

Remy (Jude Law) adalah salah satu dari repo man atau karyawan The Union yang ditugaskan mengambil organ tubuh dari konsumen yang terlambat membayar ini. Suatu ketika, Remy mengalami gagal jantung dan tanpa ia sadari The Union sudah mengganti jantung Remy dengan jantung buatan dan Remy tak bisa menolak ketika The Union memberikan tagihan di luar yang mampu ia bayar.

Tak punya banyak pilihan, Remy kemudian memutuskan untuk melarikan diri karena ia tahu konsekuensi dari terlambat membayar adalah hilangnya nyawa. Untungnya Remy bertemu Beth (Alice Braga) yang juga mengalami masalah yang sama. Berdua, mereka berusaha mencari cara untuk lepas dari sistem yang mengikat semua orang ini.(kpl/roc)

https://www.kapanlagi.com/film/internasional/repo-men-kalau-organ-tubuh-sudah-menjadi-dagangan.html
84
The Lounge / perkenalan admin
« Last post by jagoiklan on May 23, 2018, 08:03:00 pm »
t : nama siapa min

j: rahasia

t: asal mana?

j: planet bumi

t: maksudnya tempat lahir nya:

j: jakarta, lagipula jakarta , jawa dll hanyalah nama tempat, salah kalo bilang saya orang jawa atau jakarta karena itu nama2 tempat, kalo saya sendiri ya manusia,
sama seperti kalian punya kaki, tangan dll......bukan orang jakarta atau jawa, cukup dipanggil orang aja atau manusia

t: berarti kita sama ya. manusia

j: ya memang sama2 manusia, kecuali situ yg membeda2kan......atau memang diri anda merasa berbeda dari manusia2 lain, ya silahkan itu hak anda......tapi menurut saya sih semua manusia itu ya sama......
wong spesies nya sama2 manusia, walaupun ada yang pintar atau biasa dipanggil manusia pintar atau ada yang bodo dipanggil manusia bodo, tapi tetep intinya spesies nya sama2 manusia....

met kenal dan bersenang2 di forum ini

85


Cerita: 8 | Penokohan: 8 | Visual: 8 | Sound Effect/Scoring: 9 | Penyutradaraan: 9 | Nilai Akhir: 8,4/10
Film horor Hollywood kembali menghantui bioskop-bioskop seluruh dunia. Setelah Insidious: The Last Key (2018), kali ini lo bakal diberi ketegangan yang mendalam lewat film horor garapan John Krasinski ini. Berjudul A Quiet Place, film ini bakal ngasih lo kengerian yang enggak terlupakan. Bahkan, cuplikannya pun udah bikin lo deg-degan!

Sinopsis: Sebuah keluarga tinggal di sebuah tempat terpencil. Mirisnya, mereka harus hidup dalam suasana yang sunyi. Yap, kewajiban mereka adalah selalu menjaga ketenangan. Soalnya, jika mereka membuat suara sedikit pun, akan muncul sebuah entitas misterius yang nantinya memburu mereka. Bahkan, mereka bisa mendapatkan teror tanpa henti jika bersuara atau berkomunikasi dengan anggota keluarga yang lain.

Sinopsis dan cuplikannya aja udah bisa menggambarkan sebagian kengerian filmnya. Yap, film ini dipenuhi kesunyian dan ketegangan yang bisa mengagetkan sewaktu-waktu. Sejak di cuplikannya, mungkin lo penasaran dengan mahkluk yang bakal memburu mereka. Tentunya, rasa penasaran lo bakal terjawab ketika nonton filmnya.

Walaupun enggak diceritakan secara jelas, film ini ngambil latar pascaapokaliptik. Yap, masa depan ketika Bumi dalam invasi makhluk mengerikan. Penggarapan cerita A Quiet Place bisa dibilang sederhana. Soalnya, hanya berfokus pada cara bertahan hidup suatu keluarga. Menariknya, film ini sebagian besar diceritakan dalam kesunyian.



Saking sunyinya, 95% dialog antara pemainnya menggunakan bahasa isyarat. Enggak boleh ada suara sekecil apa pun. Bahkan, langkah kaki pun harus pelan-pelan. Lo bahkan bisa dengar suara air yang lo teguk pas nonton. Jadi, bisa lo bayangin, ‘kan, bagaimana sepinya film ini?

A Quiet Place bakal jadi tontonan horor dan thriller yang segar. Soalnya, selain kengerian, lo bakal disuguhkan nuansa teka-teki pada tiap adegan. Namun, enggak ada kejutan alias twist plot dalam cerita. Alurnya mengalir begitu aja. Uniknya, lo bakal dikasih tahu cara-cara meredam suara dengan benda-benda atau perilaku para pemain.

If they hear you, they hunt you.

Film horor enggak lengkap tanpa adanya jump scare. Tensi lo bakal dibikin naik-turun. Bisa dibilang, jump scare film ini hampir menyamai Insidious (2010) yang enggak ngasih kendor. Lo bakal frustrasi sekaligus penasaran ketika nonton. Bisa dibilang, Krasinski berhasil menggarap kengerian dalam film ini dengan cerdas.



Segi horor yang berkualitas juga dilengkapi dengan unsur drama yang kuat. Emosi lo bakal terbawa dengan premis suatu keluarga yang saling menjaga. Ada topik-topik mengenai kepercayaan, kasih sayang, dan rela berkorban yang bakal menyentuh sanubari lo.

Yap, perjuangan seluruh anggota keluarga ini bakal bikin lo bersimpati sama mereka. Kalau dihitung, film ini hanya terdapat delapan pemain, termasuk figuran. Krasinski sendiri, selain sebagai sutradara, juga memerankan sosok ayah bernama Lee Abbott. Lalu, ada Emily Blunt sebagai Evelyn Abbott, sosok ibu. Keduanya berhasil membangun chemistry yang kuat. Tentu hal itu enggak terlepas dari kehidupan mereka sebagai suami-istri di dunia nyata.



Selain mereka berdua, hadir anak-anak Lee dan Evelyn yang diperankan dengan baik oleh para pemerannya. Millicent Simmonds berperan sebagai Regan Abbott, Noah Jupe sebagai Marcus, dan Cade Woodaward sebagai Beau. Sedangkan, tiga pemain lainnya hanya sebagai figuran. Sepi, ‘kan?

Film berdurasi 90 menit ini menyajikan sinematografi yang keren. A Quiet Place membuktikan bahwa kengerian enggak hanya terjadi saat malam atau keadaan gelap. Saat siang hari dan dalam keadaan terang pun bisa aja suasana mencekam dan teror melanda.



Segi efek suara enggak perlu diragukan lagi. Meskipun hanya 40% nada atau musik yang diperdengarkan, film ini udah sukses bikin lo tegang sepanjang film. Enggak perlu nada-nada menegangkan layaknya waralaba Insidious dan The Conjuring, A Quiet Place siap ngasih nuansa horor sepanjang film.

Sebelumnya, Krasinki menyutradarai Brief Interviews with Hideous Men (2009) dan The Hollars (2016). Keduanya sama-sama film drama komedi yang jauh beda dengan A Quiet Place. Krasinski juga ikut berpartisipasi dalam menulis naskah serta menjadi aktor utama. Namun, dia enggak sendiri. Soalnya, dalam penulisan naskah, dia ditemani oleh Bryan Woods dan Scott Beck.

Kesuksesan Krasinski dalam film ini enggak hanya dari sisi jump scare dan scoring, tapi juga dari sisi cerita. Jika dilihat lebih jauh, Krasinski menyajikan cerita bukan untuk ngasih tahu akar permasalahan keberadaan makhluk tersebut. Justru, film ini menekankan soal keluarga yang harus bertahan dari serangan tersebut dengan singkat dan enggak bertele-tele.

Sejak tulisan ini dibuat, A Quiet Place dapat rating 8,4/10 dari IMDb dan 100% di Rotten Tomatoes. (Rating bisa berubah sewaktu-waktu.)

Kalau lo suka film horor, apalagi horor-thriller yang isinya bukan hantu, film A Quiet Place bisa banget jadi pilihan. Ajak aja gebetan lo buat pamer keberanian. Namun, kalau takut nonton sendiri, mending lo ajak teman-teman atau keluarga buat menikmati tayangan horor yang cerdas dan segar ini.

Mau mencoba tayangan horor dengan sensasi kesunyian satu bioskop? Segera langkahkan kaki lo ke bioskop. Soalnya, A Quiet Place udah bisa lo tonton sejak 3 April 2018 di bioskop seluruh Indonesia.

https://www.kincir.com/movie/cinema/review-film-a-quiet-place
86
Movie Reviews / Review film RAW
« Last post by jagoiklan on May 23, 2018, 02:29:13 pm »
“The unexpressed will come forth later in uglier ways.”




Anjing kesayangan milik keluarga Justine terpaksa disuntik mati lantaran “berbahaya bila binatang sudah nyicipin daging manusia.” Enggak ada yang bisa menjamin anjing tersebut enggak bakal doyan ampe ketagihan sehingga mencoret kata peliharan dari statusnya dan embrace kodratnya sebagai binatang. Namun, kita mestinya tahu lebih baik daripada itu; bahwa manusia adalah –hanyalah- binatang yang punya nurani dan kesadaran. Yang membuat kita, bukan hanya paling cerdas, melainkan juga predator yang paling mengerikan di puncak rantai makanan. Rasa lapar dan nafsu yang tak-kunjung terpuaskan manusia dieksplor dengan sangat mendalam dan buas oleh film ini sewaktu kita melihat tokoh utama yang vegetarian menjadi sangat penasaran dengan yang namanya ‘daging’.

Raw bukanlah film yang bisa enjoy untuk ditonton sambil ngemil, apalagi buat penonton yang perutnya gampang jungkir balik kayak Rey Mysterio di dalam mesin cuci. Definitely sebaiknya film ini jangan ditonton siang-siang pas puasa, untuk banyak alasan. Ini adalah body horror yang dibuat dengan begitu menarik sehingga kita ngerasa pengen muntah namun di saat bersamaan enggak ingin melepaskan perhatian darinya. Film ini akan menyiksa kita secara fisik, baru kemudian menghidangkan nutrisi pikiran, di mana kita akan mulai tertegun dan mikirin maksud di balik ceritanya.

Sukar untuk taat kepada your own code jika berada di tengah-tengah komunitas yang menuntut. Terlahir di keluarga dengan diet vegetarian yang ketat, Justine (dalam debut layar lebarnya, Garance Marillier berikan penampilan yang menggemparkan) menolak mentah-mentah ketika dia diwajibkan untuk memakan potongan kecil ginjal kelinci sebagai bagian dari ospeknya di kampus Peternakan. But to her surprise, kakaknya yang jadi senior di sana, juga turut memaksa menelan jeroan tersebut. Awalnya, reaksi Justine adalah muntah-muntah. Kemudian seluruh badannya gatal-gatal. Tapi bukan kelinci yang ia santap, the problem comes from herself. Justine ngedevelop sesuatu yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Suatu malam, dia kepergok oleh teman sekamarnya sedang ngacak-ngacak isi kulkas. Justine ngemil daging ayam mentah sebagai snack tengah malam, dan dari pancaran matanya kita paham; dia belum puas.

Aku bukan sepenuhnya vegetarian, namun semenjak tiga tahun lalu – the times when I’m struggling ngurangin berat badan yang udah nyampe 72 kilo – aku jadi sedapat mungkin menjauhi daging. Kecuali ikan. Aku hanya makan ayam kalo kepepet alias gak nemu sayur dan lai-lain. Hal demikian aku lakukan karena aku tau daging itu enak, dan aku gak mau Arya yang kerjaannya makan melulu kembali mengambil alih hari-hariku. Jadi kurang lebih, aku bisa relate kepada apa yang terjadi kepada Justine yang selama ini makan non-protein, mulai mengecap daging untuk pertama kalinya.

Film ini juga bukan semata bicara soal nafsu, ini adalah tentang menemukan diri sendiri, mendapatkan apa yang sebenarnya kita mau, dan sejauh mana kita bertindak untuk mendapatkan itu.


Horor dari Perancis ini adalah PERAYAAN DARI KEKUATAN WANITA. Kita melihat Justine bertransformasi dari gadis innocent, yang fokus kepada nilai dan prestasi kuliah menjadi cewek yang liar dan tampaknya dikendalikan oleh nafsu – digambarkan dengan visual yang berdarah-darah. Dan perubahan tersebut dipicu oleh penemuannya terhadap apa yang sebenarnya dia mau. Justine berani mengejar apa yang dia inginkan, enggak peduli jalan yang ditapakinya bukanlah yellow brick road. It was a bloody red path. Walaupun, kita bisa melihat jelas, Justine enggak tahu pasti apa yang ia lakukan. Karakter tokoh ini justru kuat oleh hal tersebut. Raw akan senang hati membaurkan kebangkitan seksual ke dalam ceritanya, only to make it more disturbing. Daging yang diinginkan Justine adalah daging apapun utuh seutuh-utuhnya, dan film ini akan memproyeksikan tersebut tanpa judgment dan tanpa malu-malu.



Kamera arahan Julia Ducournau, sutradara cewek yang juga baru memulai debut film panjang ini, akan menangkap visual yang striking dan pemandangan yang bakal bikin ngamuk orang-orang yang OCD. Eits, bukan OCD yang diet itu, tapi OCD yang control disorder. Semua yang di layar enggak pernah tampak simetris. Dari opening aja, kita akan menatap environment yang dengan sengaja dibikin disturbingly timpang, mengisyaratkan keabnormalan yang akan datang di menit-menit selanjutnya. Ducournau memanfaatkan momen-momen ini untuk dengan perlahan ngereveal setiap tangga evolusi karakter Justine sehingga kita terpana oleh kecantikan sekaligus ‘kebrutalan’ imajeri yang teraasa nyata. Dan, ngerinya, juga somehow relatable.

Ada banyak adegan yang belum pernah kita lihat dieksplorasi dengan berani dan sementah ini sebelumnya. Aku bukan bicara semata mewakili sekuen-sekuen ketika Justine ngemil jari, ataupun semacam itu, while they are also hypnoticly beautiful. Momen-momen kecil seperti Justine menangis di tempat tidur dan kita mengawasinya dari lipatan selimut, atau Justine menari to a slutty song di depan cermin, atau ketika Ducournou menge-mute audio ketika para freshmen merangkak, benar-benar menguatkan sense of discovery dari point of view kita, juga sekaligus membuat nuansa disturbing dan creepy itu merasuk ke dalam diri kita yang siap sedia kantong plastik menontonnya.


Ketika orang memilih untuk melakukan hal-hal yang membutuhkan pembenaran, terutama ketika hal tersebut sangat sulit untuk dibenarkan, maka mereka akan mulai melakukan penyangkalan. Bahkan enggak-jujur terhadap diri sendiri. Raw mengexamine dinamika antara keputusan seorang memilih menjadi vegetarian dengan kesadaran untuk memenuhi panggilan siapa diri kita sebenarnya. You can’t repressed who you truly are. Lingkungan Justine selalu telling her what to do, makanya melihat perjalanan tokoh ini mengejar apa yang dia mau terasa melegakan, tidak peduli seberapa brutalnya. Horor datang dari ketika kita sadar apa yang harus dilakukan untuk menjadi diri sendiri.


Saat pemutaran di Gothenburg Film Festival, banyak penonton yang walk out, dan lebih banyak lagi yang muntah-muntah, bahkan pingsan. Jangan biarkan gaung reputasi tersebut menahanmu dari mencicipi seperti apa rasanya film ini. Ya, film ini banyak adegan gory dan disturbing. Tapi ada seni di balik betapa grossnya perilaku manusia-manusia. Adegan kulit yang mengelupas saja sebenarnya adalah sebuah simbol bahwa Justine mulai berubah, dia harus mencabik kulitnya untuk menemukan siapa dirinya yang sebenarnya. Untuk wanita, menjadi dewasa adalah perubahan yang menyakitkan, fisik dan mental, dan film ini menceritakan hal tersebut dengan brutally honest. But again, film ini enggak seseram penjelasan yang kalian baca di ulasan-ulasan tentangnya. In fact, ada banyak elemen cerita yang dibalut dengan tone-tone yang enggak selamanya bikin kita bergidik. Film juga adalah drama keluarga, as much as it is a hauntingly self-discovery journey towards maturity. Dialog dan interaksi tokoh-tokohnya kerap ‘memaksa’ kita tertawa oleh betapa benarnya semua kejadian awkward yang kita temukan ketika kita mulai mengurusi diri sendiri.



Aku suka sekali gimana film ini ngehandle hubungan antara Justine dengan kakaknya. It was played as kakaknya berusaha membantu Justine melewati masa-masa sulit sebagai maba, memastikan Justine melakukan semua tugas ospek supaya adeknya itu enggak dikucilkan oleh Himpunan (yang pernah kuliah dan ngerti diospek pasti ngerti ‘beban’ maba yang satu ini) dan she was rather annoyed sama sikap adiknya. Interaksi mereka menghantarkan kita ke banyak momen-momen lucu. Kemudian some revealing yang subtil terjadi, dan mereka sort of jadi rival. Namun menariknya, kita tahu ada banyak kesamaan di antara mereka, dinamika hubungan sisterhood dua orang ini terus digeber sebagai emosional core yang actually menambah banyak kepada cerita.

 

 

Wajar jika setelah merasakan sesuatu yang baru, kita ketagihan dan ingin lagi, lagi, dan lagi. Nonton film pun begitu. Setelah menyaksikan cerita yang original, begitu berani, haunting, dan membuat kita berpikir, seperti film ini, enggak salah dong kalo kita minta film-film yang lain dibuat dengan semenantang dan semenarik horor Perancis-Belgia yang judul aslinya Grave ini. Bukan sekedar coming-of-age story, film ini tampil dengan brutal, filled with layers dan metafora sehingga walaupun shocking dan disturbing, kita enggak bisa untuk enggak terus menatap. Performance dan arahannya juga sangat luar biasa. Kita akan ngeri sendiri akan betapa grounded dan real dan relatablenya film ini terasa.
The Palace of Wisdom gives 8.5 out of 10 gold stars for RAW.

 https://mydirtsheet.com/2017/06/10/raw-review/

87
Movies / MOVED: Review Dan Penjelasan Film Annihilation
« Last post by jagoiklan on May 23, 2018, 02:19:15 pm »
89
Movie Reviews / Peraturan posting thread di Forum Jago Iklan
« Last post by jagoiklan on May 23, 2018, 02:17:36 pm »
Anda setuju, melalui penggunaan forum ini, bahwa Anda tidak akan memposting materi apa pun yang salah, memfitnah, tidak akurat, kasar, vulgar, penuh kebencian, melecehkan, cabul, tidak senonoh, mengancam, invasif dari privasi seseorang, materi orang dewasa, atau sebaliknya melanggar hukum

Perhatikan bahwa tidak mungkin bagi staf atau pemilik forum ini untuk mengkonfirmasi keabsahan posting. Harap diingat bahwa kami tidak secara aktif memantau pesan yang diposting, dan dengan demikian, tidak bertanggung jawab atas konten yang terkandung di dalamnya. Kami tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau kegunaan dari setiap informasi yang disajikan. Pesan yang diposting mengungkapkan pandangan penulis, dan belum tentu pandangan forum ini, stafnya, anak perusahaannya, atau pemilik forum ini. Siapa pun yang merasa bahwa pesan yang diposting tidak pantas didorong untuk memberi tahu administrator atau moderator forum ini segera. Staf dan pemilik forum ini berhak untuk menghapus konten yang tidak menyenangkan, dalam jangka waktu yang wajar, jika mereka memutuskan bahwa penghapusan diperlukan.

Ini adalah proses manual, namun, harap menyadari bahwa mereka mungkin tidak dapat menghapus atau mengedit pesan tertentu dengan segera. Kebijakan ini berlaku untuk informasi profil anggota juga. Anda tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas konten pesan yang Anda posting. Selanjutnya, Anda setuju untuk mengganti kerugian dan membebaskan pemilik forum ini, situs web terkait apa pun ke forum ini, stafnya, dan anak perusahaannya. Pemilik forum ini juga berhak untuk mengungkapkan identitas Anda (atau informasi terkait lainnya yang dikumpulkan pada layanan ini) jika terjadi keluhan resmi atau tindakan hukum yang timbul dari situasi apa pun yang disebabkan oleh penggunaan forum ini.

Anda memiliki kemampuan, saat Anda mendaftar, untuk memilih nama pengguna Anda. Kami menyarankan Anda menjaga nama yang sesuai. Dengan akun pengguna ini Anda akan mendaftar, Anda setuju untuk tidak pernah memberikan kata sandi Anda kepada orang lain kecuali administrator, untuk perlindungan Anda dan untuk alasan validitas. Anda juga setuju untuk TIDAK PERNAH menggunakan akun orang lain untuk alasan apa pun. Kami juga sangat menyarankan Anda menggunakan kata sandi yang rumit dan unik untuk akun Anda, untuk mencegah pencurian akun. Setelah Anda mendaftar dan masuk ke forum ini, Anda akan dapat mengisi profil terperinci.

Harap dicatat bahwa dengan setiap posting, alamat IP Anda dicatat, jika Anda perlu dilarang dari forum ini atau ISP Anda dihubungi.
90


Ada dua sisi dari seorang Steven Spielberg. Di satu sisi, ia adalah sutradara yang mampu menggarap film-film Oscar-bait bertema serius, seperti Lincoln (2012), Bridge of Spies (2015), atau film terakhirnya pada bulan Januari lalu, The Post (2017).

Di sisi lain, Spielberg juga memiliki sisi anak kecil yang gemar menciptakan film-film bergenre sci-fi dan adventure. Sebut saja E.T. the Extra-Terrestrial (1982) atau Jurassic Park (1993) yang sukses dinikmati penonton segala usia. Film-film Spielberg selalu membawa terobosan baru bagi dunia perfilman, dan sekaligus menjadi instant classic yang selalu terkenang di hati penonton.

Bagaimana jika anak-anak yang hidup di era tersebut, yang kini telah beranjak dewasa, ingin kembali bernostalgia ke masa kecil? Ready Player One menjadi jawabannya.




Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ernest Cline, Ready Player One menceritakan Wade Watts (Tye Sheridan), remaja yang hidup di tahun 2045. Di zaman ini, global warming sudah meluas dan keadaan ekonomi memburuk.

Satu-satunya pelarian bagi Wade yang hidup miskin di lingkungan kumuh adalah bermain di dunia virtual reality OASIS. Layaknya internet, para user OASIS bisa menyamarkan dirinya menjadi avatar apa saja yang mereka inginkan. Avatar Wade sendiri bernama Perzival, laki-laki pirang yang mengendarai DeLorean, mobil dari film Back to the Future.

Satu-satunya teman Perzival adalah Aech (Lena Waithe), pria bertubuh besar yang belum pernah ditemuinya di dunia nyata. Bersama Aech, Perzival berusaha memecahkan misteri Easter Egg yang disembunyikan oleh mendiang James Halliday (Mark Rylance), sang pencipta OASIS. Siapapun yang dapat menemukan Easter Egg ini akan menjadi pewaris OASIS berikutnya.

Seluruh dunia pun berlomba-lomba menjadi pemenangnya, termasuk Nolan Sorrento (Ben Mendelsohn), CEO perusahaan IOI yang ingin menguasai OASIS. Di sinilah Perzival bertemu Art3mis (Olivia Cooke), sesama Egg Hunter yang mencuri hatinya. Apakah Art3mis kawan atau lawan? Berhasilkah mereka menemukan Easter Egg?



Seperti yang sudah kita lihat di trailer, Ready Player One sangat sarat dengan referensi pop culture. Film ini diramaikan oleh tokoh-tokoh dari berbagai film dan game lainnya, seperti robot The Iron Giant, King Kong, boneka Chucky, video game 8-bit, dan masih banyak lagi.

Tidak cuma karakter monster, film ini juga menampilkan referensi film Stanley Kubrick dan John Hughes, dua sutradara populer di era 80-an. Tentunya hal ini menjadi daya tarik utama dari Ready Player One, yang dapat dinikmati oleh para geeks dan moviegoers.

Sebaliknya, referensi tersebut justru dapat menjadi bumerang bagi Ready Player One. Penonton yang tidak tahu pop culture lawas bisa jadi tidak mengerti istilah-istilah dan inside joke yang bertebaran di film ini.

Walaupun sang tokoh utama, Wade Watts adalah remaja, tapi Ready Player One rasanya lebih cocok untuk penonton berusia 25 tahun ke atas, alias mereka yang pernah merasakan tumbuh besar di tahun 90-an. Jadi sebelum kamu nonton Ready Player One, pastikan kamu punya wawasan pop culture yang cukup luas, ya!

Selain karakter yang kurang digali, dari segi cerita Ready Player One memang memiliki plot hole di sana-sini. Penonton pun akan sulit memahami cara kerja OASIS pada awalnya. Tapi jangan khawatir, seiring cerita berjalan, kamu akan dibuat terpesona oleh CGI canggih dan ide-ide futuristik yang belum pernah ada sebelumnya.



Ready Player One tak melulu menyajikan adegan laga yang intens, namun juga terselip pesan-pesan yang dekat dengan kehidupan modern kita sehari-hari. Misalnya keinginan Wade untuk lari dari kenyataan dan mencari makna di dunia maya. Sosok James Halliday yang jenius tapi kesepian, juga berhasil ditampilkan dengan baik oleh aktor senior Mark Rylance.

Spielberg berhasil menyentuh hati penonton lewat scoring klasik khas film-film masa kecil, yang mengingatkan kita akan nuansa E.T. atau Back to The Future. Tidak heran, karena skor musiknya digarap oleh Alan Silvestri, komposer di balik film Back to the Future itu sendiri.

Dengan jalan cerita seru dan efek visual yang memukau, Ready Player One memberikan cinematic experience yang luar biasa, sekaligus mengajak kita bernostalgia dan membangkitkan kembali jiwa anak-anak dalam diri kita. Suatu keajaiban yang hanya bisa diciptakan oleh Steven Spielberg seorang.

https://id.bookmyshow.com/blog-hiburan/review-film-ready-player-one-steven-spielberg/
Pages: 1 ... 7 8 [9] 10








        
        



Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!



| Home | | Pasang Iklan | | Pasang Banner | | Pasang Link | | Hubungi Kami | | Label Iklan | | Iklan Populer | | Peraturan |

Copyright © 2023 Forum Jago Iklan "Jagonya Forum Iklan Gratis "
Disclaimer: Konten dari forum ini merupakan kontribusi dari para pemasang iklan. Isi iklan merupakan tanggung jawab pemasang iklan. Mohon untuk berhati-hati sebelum menindaklanjuti iklan yang Anda minati.